Banjar

Rangginang Purwaharja Kota Banjar Tembus Luar Negeri

144
×

Rangginang Purwaharja Kota Banjar Tembus Luar Negeri

Sebarkan artikel ini

BANJAR (CM) – Produksi Rangginang Purwaharja yang beralamat di Jl Brigjen M.Isya,.SH Lingkungan Wargamulya, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar selain sudah menguasai pasar lokal juga sudah tembus ke mancanegara.

“Alur pemasaran Rangginang ini selain sudah menguasai wilayah Jawa Barat seperti sekitar Kota Banjar, Pangandaran, Ciamis, Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Jawa Tengah, Tangerang, Bekasi, bahkan tembus ke mancanegara mulai dari Jepang, Turki, dan pasar online,” kata Sekertaris Sentral Ranginang Purwaharja, Wawat Herawati, Jumat 07 Mei 2021.

Ia menyebut, omzet penjualan sebelum ada pendemi covid-19 telah mencapai satu ton per bulan. Di saat pandemi hanya tembus 5 kwintal per bulan, sedangkan di tahun ini hingga pertengahan puasa sudah mencapai 7 kwintal.

Ia memaparkan, selama perjalanan mulai produksi hingga pemasaran mengalami pluktuatif,  bahkan sempat mengalami musibah sekitar tahun 2016, pengeringan yang manual pernah terbakar dan akhirnya mendapat bantuan oven sebanyak 5 buah dari Bank Indonesia, hingga produksi berjalan tanpa kendala.

“Alur produksi pembuatan Rangginang Purwaharja mulai bahan baku, perendaman beras ketan 7-8 jam, pengukusan tahap satu 15 menit, pemberian bumbu, pengukusan tahap 2-15 menit, pencetakan, pengeringan diopen selama 5 jam. dijemur selama 3-4 hari, pengemasan dan pemasaran,” bebernya.

Wawat menyebut , rahasia bumbunya dibuat lebih sederhana hanya memerlukan bawang putih, garam, penyedap kaldu, dan terasi yang sudah dipastikan halal dan tertera label halal. Tidak menggunakan terasi curah.

Sementara, Sekertaris Dinas KUKMP Kota Banjar, Neneng Widia Hastuti menyebutkan, Bank Indonesia juga selain pmemberikan 5 unit oven daya tampung 50 kg juga memberikan bimbingan pelatihan secara online dan lainnya,

“Untuk penjualan selain tembus ke rumah makan, toko, minimarket dan juga even pada kegiatan promosi berbagai prodak unggulan khas Kota Banjar salah satunya rangginang dengan harga jual per 1 kantong plastik mentah neto 1/2 kg seharga Rp 17.500,” kata Neneng.

Ia menambahkan, produk rangginang khas daerah tidak menggunakan bahan berbahaya seperti pewarna kimia. Asli menggunakan pewarna terasi bermerek, sehingga kerenyahan, dan rasanya pun memberikan rasa tersendiri.

“Selain rasa, kerenyahan dan bentuk reginang renyah pun memiliki ciri khas tersendiri berbentuk bulat dan kemiringan permukaannya berbentuk punggung kura-kura membungkuk ke atas,” jelasnya. (Edi Mulyana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *