Teknologi

Kerjasama PT DI dan Prancis Berlangsung Hingga 16 Tahun

53
×

Kerjasama PT DI dan Prancis Berlangsung Hingga 16 Tahun

Sebarkan artikel ini
Kerjasama PT DI dan Prancis Berlangsung Hingga 16 Tahun

BANDUNG, (CAMEON) – PT Dirgantara Indonesia kembali mengekspor tailboom (ekor) ke-50 dan fuselage (badan) terassembly ke Airbus Helicopter Perancis. Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengatakan, keberhasilan kerja sama industri dimulai lebih dari empat dekade yang lalu. Total, sebanyak 40 unit helikopter yang sudah terkirim.

”PT DI menjadi pemasok utama untuk tailboom dan pemasok fuselage helikopter EC725/H225M di dunia selain Spanyol,” kata Budi kepada wartawan di Bandung, Rabu (15/3/2017).

Untuk kerjasama kali ini, ungkap dia, PT DI mampu mengerjakan pesanan fuselage dalam jangka waktu 10 minggu. Sedangkan untuk tailboom dapat dikerjakan setiap 3 minggu sekali. Menurutnya, berdasarkan kontrak PT DI akan memasok 125 fuselage dan 125 tailboom untuk helikopter H225/H225M dalam jangka waktu 10 sampai 16 tahun.

Sebelum mampu nenyerahkan badan helikopter H225/H225M secara terassembly, PT DI sudah menyerahkan 49 unit tailboom dan 5 unit fuselage. Nilai kerja sama pembuatan dua unit tailboom senilai USD 88.000 atau USD 44.000 per unitnya. Sedangkan untuk satu unit fuselage senilai USD 385.000. Helikopter H225/H225M yang sebelumnya dikenal dengan nama EC225/EC725 merupakan helikopter generasi baru dari helikopter NAS332 Super Puma.

”Saat ini, PT DI mampu membuat dari raw material sampai barang jadi,” tegasnya.

Diakui olehnya, hubungan manufaktur yang kuat ini telah memperlihatkan perkembangan yang pesat dalam hal industrialiasi. Selain itu, hal ini menjadi sangat penting bagi Indonesia. (Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *