News

IKM Jabar Gelar Eksebisi Lomba Mancing Dalam Rangka Meriahkan FORNAS VII

455
×

IKM Jabar Gelar Eksebisi Lomba Mancing Dalam Rangka Meriahkan FORNAS VII

Sebarkan artikel ini

BANDUNG BARAT (CM)– Dalam rangka memerihakan FORNAS VII Jawa Barat, Ikatan Komunitas Mancing (IKM) Jawa Barat menyelenggarakan Eksebisi Lomba Mancing di Kampung Cikebluk, Desa Cikande, Kecamatan Saguling, bandung Barat yang akan digelar pada 8 – 9 Juli 2023 mendatang.

Panitia pelaksana eksebisi lomba mancing, Alex Pendawa mengatakan, saat ini persiapan eksebisi ini terus dilakukan.

“Untuk perijinan dari Muspidan sampai ke Polres sudah selesai, sementara peserta sudah siap dari 13 Kabupaten,“ ungkap Panitia Pelaksana Eksebisi Lomba Mancing, Alex Pendawa, Kamis (29/6/2023).

Ia menjelaskan, dari 13 Kabupaten Kota, peserta yang berpartisipasi ada 1700 peserta yang sudah terdaftar. Alex sendiri berharap agar peserta bisa mencapai 2000 orang. Setiap Kabupaten dan Kota, peserta pun tidak dibatasi jumlahnya.

Ia mengatakan persiapan venue saat ini sudah hampir selesai. “Tinggal sedikit-sedikit lah, 90 persen, sudah tinggal pelaksanaanya saja,” kata Alex. Ia pun mengatakan bahwa venue di Cikebluk lokasinya sangat strategis, di dekat objek wisata saung apung.

IKM sudah pula berkordinasi dengan Dishub sebagai pengawas armada yang akan digunakan menuju lokasi. 62 armada sudah siap digunakan pada ajang tersebut. “Jadi untuk armada yang tidak berasurasi tidak kita gunakan,” kata Alex, seraya menambahkan ambulance pun disiagakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam Eksebisi Lomba Mancing nanti, 30 stand UMKM juga sudah disipakan untuk mendukung suksesnya acara. Umpan, dan pernak Pernik mancing lainnya tersedia pada stand UMKM yang ada di lokasi. “Kebetulan aktifis mancing ini kebanyakan juga UMKM sehingga mereka bisa mendukung acara ini,”kata Alex.

Alex juga mengatakan dalam lomba ini terbagi dari 3 Zona, A, B dan C. Di tiga zona tersebut ada juri yang melakukan penimbangan dan pengecekan peserta serta petugas yang membagikan mendali.

Dalam lomba tersebut umpan yang jadi syarat lomba adalah lumut, geleng dan cacing. Sementara umpan yang dilarang adalah biji papaya muda dan cotton bud. Piranti yang digunakan pun harus memenuhi syarat tertentu.

Pada ajang lomba mancing tersebut panitia juga akan menebar benih ikan, dengan tujuan untuk menjaga ekosistem lokasi lomba.

Sementara itu Sekretaris Kormi Bandung Barat Riang Nuryana mengatakan, pihaknya mengapresiasi IKM yang menyelenggarakan acara ini yang sejalan dengan cita-cita Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan yang mengenalkan sejumlah potensi KBB dalam bidang wisata.

“Ini sejalan dengan cita-cita pa Bupati, untuk, satu, mempromosikan daerah, potensi daerah, karena di Bandung Barat itu ada potensi sungai, yang ke depan mudah-mudahan bisa jadi spot tourism,” kata Riyang, sambil menambahkan bahwa ekosistem olahraga seperti mancing ini bisa juga meningkat perekonomian. Minimal untuk warga setempat.

Riyang juga mengatakan bahwa Kormi KBB sejalan dengan Kormi Jabar sebagai panitia FORNAS VII, untuk melaksanakan persiapan penyelenggaraan event tersebut di KBB. Riyang menegaskan koordinasi terus dijalankan agar event FORNAs VII yang venue-nya diselenggarakan di KBB bisa berjalan lancar dan sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *