News

Grafik Laka Lantas Melonjak, Polisi Hanya Bisa Menekan Hingga 7% Saja

84
×

Grafik Laka Lantas Melonjak, Polisi Hanya Bisa Menekan Hingga 7% Saja

Sebarkan artikel ini
Petugas dari unit Laka Lantas Polres Tasikmalaya, tengah memasang spanduk sosialisasi rawan kecelakaan di jalan jalan yang kerap menajdi kerawanan kecelakaan lalu lintas di sepanjangan jalan Singaparna - Garut.

TASIKMALAYA ( CAMEON ) – Seiring dengan kebijakan Kapolri terkait operasi Simpatik 2017 yang rencananya akan digelar selama 21 hari selama bulan Maret ini, sejumlah jajaran Kepolisian kini kembali giat mengelar beragam sosialisasi sejumlah peraturan paraturan berlalu lintas.

Di Polres Tasikmalaya sendiri, Operasi Simpatik ini menurut Kapolres Tasikmalaya AKBP Nugroho hanya bersifat teguran bagi pengendara yang tidak melengkapi surat srat kendaraannya.

” Operasi ini sesuai namanya Simpatik, ya sifat operasinya hanya teguran dan himbauan kepada pengguna jalan yang tidak atau belum bisa melengkapi surat surat kendaraan dll petugasnya dibekali surat teguran saja ko,..namun akan ditindak jika kendaraannya bodong dan mencurigakan ” jelasnya kepada sejumlah awak media.

Disisi lain Jumlah Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, disepanjang tahun 2016 memang mengalami peningkatan, meski demikian disepanjang tahun 2017 ini polisi hanya mampu menekan laju grafik kecelakaan lalu lintas ini hingga 7 % saja.

Hal ini ditegaskan Kanit Laka Polres Tasikmalaya IPTU Sunarto, disela sela pemasangan spanduk sosialisasi rawan kecelakaan di sepanjang jalan Singaparna Garut, Rabu ( 01/03 ).

” Kita hanya bisa menekan hingga 7 persen, memang laka lantas tidak bisa diprediksi namun kami hanya bisa menghimbau agar masyarakat tetap berhati hati dalam berkendaraan, upayanya ya kami sosialisasi seperti ini ” ungkap Sunarto.

Sejatinya tidak hanya saat perintah Operasi Simpatik saja, pihak Kepolisian giat dan gencar serta semangat memberikan pelayanan dan sosialisasi program program kebijakan berlalu lintas, namun perlu kesinambungan agar tugas pokok polri sebagai pengayom masyarakat bisa lebih terasa di mata masyarakat sendiri.

cakrawalamedia.co.id // dzm //

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *