Bandung Barat

Flyover Penghubung Stasiun-Kotabaru Dibangun, Dishub Sudah Siapkan Skema

330
×

Flyover Penghubung Stasiun-Kotabaru Dibangun, Dishub Sudah Siapkan Skema

Sebarkan artikel ini

BANDUNG BARAT (CM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah menyiapkan skema jika flyover penghubung Stasiun Kereta Cepat Padalarang dengan Kota Baru Parahyangan dibangun.

Skema yang akan disiapkan oleh Dishub Kabupaten Bandung Barat yaitu dengn mengatur rekayasa jalan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan saat jembatan tersebut dibangun.

“Untuk mendukung pembangunan flyover itu, kami akan menyiapkan skema aksesibilitas, karena pergerakn kendaraan akan semakin padat saat jembatan itu dibangun. Karena itu kita akan melakukan antisipasi,” kata Fauzan usai ditemui di Ngamprah, Selasa (31/1/2023).

Ia mengatakan, saat flyover dibangun, Dishub akan memasang barikade dan water barrier sebagai pembatas antara jalan dengan area pembangunan jembatan. Jalan Gedong Lima Padalarang, lanjut Fauzan akan menjadi opsi untuk dilalui oleh kendaraan.

Begitupun, kata dia, di kawasan Simpang Padalarang, Dishub Bandung Barat akan menyiapkan petugas Dinas Perhubungan untuk memonitor kendaraan. Itu dilakukan agar di wilayah Simpang Padalarang untuk menuju Kota Baru Parahyangan tidak terjadi kepadatan.

“Baik kendaraan umum ataupun pribadi ini akan ada peningkatan, sehingga perlu adanya sejumlah langkah antisipasi saat ada pergerakan lalu lintas yang masif,” imbuhnya.

Flyover Rencananya Khusus Untuk Angkutan Umum

Panjang flyover yang akan menghubungkan Stasiun Padalarang ke Puspa Iptek Sundial di Kota Baru Parahyangan itu lebih dari 2 kilometer. Direncanakan akan dikhususkan untuk angkutan umum guna mengakomodasi mobilitas penumpang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

“Kajian sementara flyover dari Stasiun Padalarang ke Kota Baru Parahyangan untuk jalur angkutan umum, agar lalu lintas di sana tidak mengalami kemacetan,” ungkapnya.

Dengan skema itu warga yang hendak ke stasiun maupun sebaliknya bisa menggunakan angkutan umum. Sementara kendaraan pribadi pengantar maupun penjemput bisa parkir di sekitar Kota Baru Parahyangan.

“Sedangkan untuk kendaraan pribadi tetap menggunakan jalur Jalan Panaris dan Cihaliwung,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *