News

Djarot Selalu Pasang Badan Saat Ahok Absen

87
×

Djarot Selalu Pasang Badan Saat Ahok Absen

Sebarkan artikel ini
Djarot Selalu Pasang Badan Saat Ahok Absen

JAKARTA, (CAMEON) – Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, selalu pasang badan disaat pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berhalangan hadir. Saat mengikuti persidangan kasus penistaan agama, Ahok pun tak muncul di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Akhirnya, Djarot harus kembali menggantikan sebelum bersilaturahmi dengan warga.

Seperti terlihat pada Selasa (20/12), Rumah Lembang yang selalu dijadikan tempat pengaduan warga selama Ahok cuti, Djarot memimpin relawan untuk doa bersama dan dzikir agar persidangan Ahok berlangsung lancar. Bersama tokoh keagamaan, Djarot dan para pendukung terlihat khusu’ mendoakan calon gubernurnya tersebut.

“Kita doakan agar para hakim dan para jaksa diberikan cahaya yang terang benderang untuk memproses kasus dugaan penodaan agama. Agar ketika hakim dan Jaksa memutuskan itu, bisa betul-betul memberikan rasa keadilan yang bukan hanya dipertanggung jawabkan kepada Pak Basuki dan kepada kita semua, tapi juga dipertangungjawabkan kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa,” kata Djarot dalam sambutannya, Selasa (20/12).

Pada kesempatan itu, Djarot pun mengklarifikasi bahwa Ahok tetap menyesuaikan blusukan, bersilaturahmi dengan warga. Banyak yang menyangka, Ahok sering berinteraksi di rumah Lembang ketimbang blusukan ke pemukiman. Terlebih, Ahok seringkali ditolak warga saat berkunjung ke kampung-kampung.

“Ada jadwal yang memang disampaikan tim kampanye ketika beliau akan turun pada jadwal kampanye,” katanya.

Dia mengungkapkan, Ahok sering bersilaturahmi dengan warga di luar jadwal kampanye. Seperti saat blusukan ke kawasan pembangunan taman kota di Kalijodo, Jakarta Utara, akhir pekan lalu. Ahok melakukan itu untuk menjaring aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung.

Di sisi lain, akunya, pasangan nomor urut dua ini tidak memiliki persiapan khusus dalam adu debat yang akan digelar 13 dan 27 Januari 2017 serta 10 Februari 2017 oleh KPU Jakarta. Menurutnya, persiapan mereka hanya sebatas penajaman visi-misi, karena selama memimpin Jakarta, mereka telah melakukan banyak hal.

“Pertajaman visi-misi saja dan enggak ada persiapan khusus. Saya dan Pak Basuki kan sudah banyak mengerjakan dan banyak menunjukkan kinerja,” ucap mantan Wali Kota Blitar tersebut. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *