Jawa Barat

Dede Yusuf Dorong Pengusaha Agar Ikut Membantu Sarana Faskes

87
×

Dede Yusuf Dorong Pengusaha Agar Ikut Membantu Sarana Faskes

Sebarkan artikel ini
Dede Yusuf Dorong Pengusaha Agar Ikut Membantu Sarana Faskes

KAB.BANDUNG, (CAMEON) – Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tak hanya bisa mengandalkan kemampuan pemerintah. Perlu ada sinergi dengan semua elemen masyarakat, misalnya dukungan pengusaha untuk ikut membantu membangun sarana fasilitas kesehatan (Faskes).

Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf mengungkapkan, jumlah Sarana faskes kesehatan di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat masih belum sesuai dengan harapan.

“Di Kabupaten Bandung saja, idealnya ada 14 rumah sakit tapi belum terpenuhi. Sehingga perlu didorong untuk para pengusaha di Kabupaten Bandung untuk memabangun fasilitas kesehatan seperti klinik pratama maupun rumah sakit tipe C,” beber Dede saat ditemui, di wilayah Kab.Bandung Barat, Kamis (19/5/2016).

Politisi Partai Demokrat yang terpilih jadi anggota DPR RI dari Dapil 2 Jawa Barat Kab.Bandung dan Kab.Bandung Barat ini menjelaskan, pihaknya mendapatkan banyak aspirasi dalam kegiatan reses yang dilaksanakannya sejak 5 – 16 Mei 2016 kemarin.

Diantaranya, adalah minimnya Faskes. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat itu, fasilitas kesehatan yang ada di Desa-desa, minimal di Puskesmas harus tersedia faskes yang layak.

Faskes sangat diperlukan bagi masyarakat, terlebih di wilayah Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, demografi wilayahnya tersebar di pedesaan-pedesaan. Dengan fasilitas kesehatan yang memadai, tidak akan ada lagi, tentu selain menghindari kesalahan periksa, juga dapat menghemat biaya berobat atau periksa kesehatan bagi penduduk desa.

Berbagai keluhan di masyarakat beragam. Misalnya, masyarakat di kampung yang belum memiliki kendaraan sendiri dan jauh untuk mengakses sarana kesehatan yang memadai. Maka, keberadaan faskes yang layak beserta tenaga medis yang mumpuni akan sangat dibutuhkan.

“Dalam kunker reses tersebut saya mendapatan berbagai aspirasi dari masyarakat diantaranya masih belum meratanya tenaga kesehatan terutama perawat, apoteker maupun dokter umum yang bertugas di masyarakat. Sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas belum optimal terasa bagi masyarakat,” papar Dede yang masih menjabat Ketua Pramuka Jabar ini.

Selama kunjungan kerja dua pekan terakhir ini, ia mengaku telah menyerap aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kecamatan dan kelurahan, kepala lingkungan RT/RW, kelompok tarikat, kader PKK, akademisi dan masyarakat umum.

Ia melihat sejumlah Faskes di Puskesmas Ciparay, Pangalengan dan beberapa Puskesmas di Bandung Barat. Intinya, masyarakat mengharapkan peningkatan faskes yang lebih baik. “Kami akan mendorong para pengusaha untuk ikut berperan membangun faskes,” terangnya.

Tak hanya mendorong secara lisan mengarahkan pengusaha agar membantu sarana faskes tadi. Ia mengunjugi sejumlah home industri, seperti home industri kerupuk di Ciparay, home industri seni lukis Giriharja, kunjungan industri pabrik kondom, pabrik caramel dan sejumlah konveksi.

“Berbagai usaha home industri baik di bidang makanan, seni, perlu untuk di dorong dan diberi penguatan melalui iklim usaha yang baik serta proteksi dari pemerintah mengingat MEA yan sudah mulai bergulir,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyapa warga melalui kegiatan turnamen bola voli, olah raga bersama, dan silaturahmi dengan aparat desa. Sehingga, komisinya yang melingkupi urusan tenaga kerja dan transmigrasi, kependudukan dan kesehatan bisa maksimal meyerap aspirasi. cakrawalamedia.co.id (Ginan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *