Tasikmalaya

Binmas dan Intel Polisi se-Priangan Timur Diberi Pembinaan

32
×

Binmas dan Intel Polisi se-Priangan Timur Diberi Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Binmas dan Intel Polisi se-Priangan Timur Diberi Pembinaan

KOTA TASIKMALAYA, (CAMEON ) РKapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Bambang Waskito dan Kapolres Kota Tasikmalaya AKBP Arif Pajarudin melakukan kerjasama untuk memberikan arahan kepada para pengemban fungsi Binmas dan Intelijen  se-wilayah Priangan Timur, di Gedung Serbaguna Tasikmalaya, Selasa (9/8/2016).

Acara yang dihadiri kurang lebih sekitar 300 anggota polisi ini dihadiri para pimpinan Polres, Wali Kota Tasikmalaya, Bupati, para tokoh agama dan alim ulama. Sejumlah pihak menyambut baik kegiatan ini.

Dalam pemaparannya, Kapolda mengucapkan terimakasih kepada seluruh para pejabat yang hadir se-wilayah Priangan Timur tersebut. Terlebih, respon dan antusias peserta sangat tinggi.

“Ini sangat luar biasa. Kekompakan dan kehadiran para pejabat di luar dugaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bambang mengimbau, para anggota Binmas dan Intelijen yang hadir se-Priatim agar senantiasa meningkatkan kinerjanya. Ia berpesan, anggota polisi agar selalu profesional.

“Polisi jangan sampai terprovokasi dan memprovokasi situasi dan kondisi keadaan yang sifatnya mengundang berbagai permasalahan,” ujarnya.

Dikatakan, polisi harus meningkatkan solidaritas dan soliditas di tubuh kepolisian. Terutama, dalam menghadapi permasalahan ditengah gejolaknya kehidupan masyarakat.

Bambang menilai, Jawa Barat sangat rawan konflik. Ia pun berharap, polisi harus lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan cepat kepada masyarakat melalui IT.

Polisi juga, saran dia, harus bersikap humanis. Jangan memperlihatkan tampang tidak menyenangkan kepada masyarakat.

“Polisi harus memperlihatkan tampang humanis kepada masyarakat. Polisi harus mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di tingkat bawah, sebelum mencuat ke permukaan publik itu akan lebih berbahaya,” jelasnya.

Ia mengatakan, ditengah ganasnya media sosial, hal yang tidak diharapkan ada anggota polisi yang melakukan berbagai pelanggaran atau kesalahan. Pada akhirnya, menyebar di media sosial, itu akan lebih berbahaya.

“Apa yang telah disampaikan bisa lebih diperhatikan. Langkah preventif harus lebih di utamakan. Berikan informasi kepada media secara transparan, akurat dan akuntabel,” jelasnya. cakrawalamedia.co.id (Edi Mulyana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *