News

Anggota DPRD Jabar Dorong Kebangkitan UMKM di Tengah Pandemi

121
×

Anggota DPRD Jabar Dorong Kebangkitan UMKM di Tengah Pandemi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya

BOGOR (CM) – Forum Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Bogor melakukan Musyawarah Anggota Forum UMKM IKM ke-2 bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat terkait potensinya dalam memajukan perekonomian di Aula Gedung BJB, Cibinong, Senin (04/10/2021).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan beberapa saran dan kata kunci kebangkitan perekonomian rakyat dalam masa pandemi covid-19.

“Kolaborasi, digitalisasi dan koperasi menurut hemat saya bisa menjadi kata-kata kunci kebangkitan ekonomi rakyat yang terwadahi dalam UMKM IKM pasca pandemi,” ujarnya.

BACA : DPRD Jabar Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Produk UMKM

Lebih lanjut ia mengatakan, dampak pandemi terhadap perekonomian kali ini berbeda dengan krisis ekonomi hebat yang terjadi pada tahun 1998. Dimana saat itu, pelaku usaha sektor informal yang menjadi basis UMKM IKM nyaris tak menerima dampak apapun. Namun pandemi sekarang ikut terdampak cukup dalam.

Oleh Karena itu, tanda-tanda pulihnya perekonomian pasca pandemi harus benar-benar dijadikan momentum. Pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya harus bisa berkolaborasi, misalnya dengan perbankan untuk mempermudah akses permodalan.

Asep menyarankan, para pelaku UMKM IKM bisa melalui proses transformasi teknologi dengan melakukan digitalisasi produk dan pemasaran. Hal ini penting mengingat potensi transaksinya yang besar dan jangan terpaku dengan model pemasaran yang konvensional.

“Berdasarkan data dari Google dan Temasek (BUMN-nya Singapura), pasar ekonomi digital Indonesia pada tahun 2020 saja telah mencapai angka Rp600 Triliun. Diprediksi pada tahun 2025, orang-orang yang akan bertransaksi secara digital melalui market-place itu akan mencapai Rp1.700 Triliun,” ungkapnya.

BACA : Komisi II DPRD Jabar Dorong Digitalisasi Produk UMKM

Selain itu, Asep mengingatkan kepada para pelaku UMKM IKM terkait potensi Koperasi. Dikatakannya, secara konstitusional telah dimaktubkan bahwa Koperasi adalah badan usaha rakyat. Hal ini cocok dengan anatomi usaha UMKM IKM untuk berjalan bersama dalam spirit gotong royong dan saling membesarkan.

“Satu hal lagi yang menurut hemat saya penting untuk dilakukan oleh seluruh pelaku UMKM IKM adalah meleburnya mereka ke dalam badan usaha Koperasi,” ungkapnya.

Asep menjelaskan, kekuatan ekonomi rakyat sangat pas apabila melembagakan dirinya dalam wadah usaha koperasi. Namun Ia berpesan agar ketika terbentuk, koperasi tersebut tidak hanya terfokus pada simpan pinjam, tapi juga memaksimalkan potensi lainnya.

“Menurut hemat saya, tentu akan lebih menarik apabila forum UMKM IKM ini sendiri yang menginisiasi didirikannya Koperasi UMKM IKM ini yang divisi usahanya bukan hanya simpan pinjam saja tetapi ada juga yang mengurusi pemasaran dan hal-hal lainnya yang dianggap penting dan berguna oleh pelaku UMKM IKM agar semakin berdaya,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *