News

Sebelum Massa Bergerak ke Istana, Taman Sudah Rusak Diduduki Polisi

495
×

Sebelum Massa Bergerak ke Istana, Taman Sudah Rusak Diduduki Polisi

Sebarkan artikel ini

JAKARATA, (CAMEON) – Ratusan ribu umat Islam tumpah di Jakarta, Jumat, 4 November 2016. Sejak kemarin mereka datang ke ibu kota negara. Berkumpul di masjid Istiqlal. Setelah Jumatan bergerak ke Istana. Namun, belum juga beranjak dari Istiqlal, ada taman median jalan yang sudah rusak.

Bukan dilakukan pendemo, tapi oleh polisi. Sejumlah anggota Sabhara menduduki taman. Niatnya mau menjaga unjuk rasa, malah merusak taman. Pada demonstrasi 14 Oktober lalu, kerusakan taman ini disoroti media massa arus utama.

Mendapati fakta itu, para wartawan sekuler layaknya kucing mendapat ikan. Langsung hantam. Padalah belum jelas siapa pelakunya. Media langsung menuding pendemo. Kali ini pelakunya jelas. Yang merusak taman ternyata polisi.

“Ini foto yg saya ambil sendiri di depan istana dekat RRI, jam 12:45, bada Jumatan. Belum ada demonstran yg berangkat. Jadi, kalo ada fitnah taman di sini rusak karena demonstran, ini taman sdh rusak karena dibuat duduk oleh Brimob (Sabhara, red) dan wartawan. Rusak karena kawat berduri,” tulis Rizqi Tajuddin, dalam akun Facebooknya.

Postingan itu langsung direspons netizen lain. Sampai pukul delapan malam, disukai hingga 14 ribu lebih, dibagikan sebanyak 53.210 kali, dan 900 lebih komentar. “Bagus. Pintar. Jangan seperti kemarin, katanya taman rusak gara-gara pendemo. Masalah taman rusak digemborkannya gara-gara demonstran, sampai-sampai masuk semua media, padahal demonstrasi adalah hak warga negara. Sekarang giliran kami berhati-hati, sepertinya banyak komentar yg gk senang,” komentar Yanne Agustian.

Unjuk rasa kali ini berlangsung lebih terorganisir. Massa yang ikut bukan hanya untuk demonstrasi. Ada sebagian yang bertugas memungut sampah, menjadi tenaga medis, malah ada yang sengaja datang ke Jakarta membawa bunga pakai mobil pik up. (pey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *