CIAMIS (CM) – Upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi pangan lokal dilakukan melalui kegiatan PELITA JAMUR (Pelatihan Inovasi Olahan Jamur) yang digelar di Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kabupaten Ciamis, Kamis 23 April 2026.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa FKIP Edu Universitas Siliwangi Jurusan Pendidikan Masyarakat Kelompok Locus 2 yang tengah menjalankan program FKIP Edu bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis.
Kegiatan turut mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, stakeholder setempat, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal.
Pelatihan berlangsung di rumah pembudidaya jamur yang berada di RW 09 Sukamaju, Dusun Selacai. Lokasi tersebut dipilih agar masyarakat dapat mengenal secara langsung proses budidaya jamur tiram sekaligus peluang pengembangannya menjadi produk bernilai ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, dua mahasiswa FKIP Edu, yakni Imanez Putri Djatnika dan Jihan Zahra Jatnika, memandu praktik pengolahan jamur tiram menjadi berbagai makanan olahan, seperti sambal jamur dan kerupuk jamur.
Warga diberikan pemahaman mulai dari pengenalan bahan baku, tahapan pengolahan, hingga praktik langsung pembuatan produk. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif masyarakat selama sesi diskusi dan praktik bersama.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam mengolah hasil pangan lokal menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi menjadi peluang usaha rumahan.
Selain sebagai sarana edukasi, program PELITA JAMUR juga diharapkan mampu menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam menciptakan inovasi pangan yang mandiri, ekonomis, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan stakeholder setempat menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan potensi lokal di Dusun Selacai.





