News

Dorong Ekonomi Desa, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Pinjaman Tanpa Bunga untuk 7.000 Pelaku Usaha Pemula

96
×

Dorong Ekonomi Desa, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Pinjaman Tanpa Bunga untuk 7.000 Pelaku Usaha Pemula

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah menyiapkan program pinjaman tanpa bunga yang ditujukan bagi ribuan pelaku usaha pemula di wilayah pedesaan.

Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 7.000 penerima manfaat dan diharapkan dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat dari tingkat desa.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, kebijakan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.

Menurut dia, skema pinjaman dirancang agar lebih ringan dan mudah diakses, termasuk dari sisi persyaratan administrasi yang akan difasilitasi oleh pemerintah.

“Pemerintah akan membantu menyiapkan kebutuhan administrasi agar masyarakat lebih mudah mengakses pembiayaan melalui perbankan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jangka waktu pinjaman dibuat fleksibel, tidak terbatas satu tahun, melainkan dapat diperpanjang hingga dua tahun atau lebih sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Dari sisi pendanaan, program subsidi bunga tersebut bersumber dari dana Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki ruang penggunaan yang cukup fleksibel secara regulasi.

“Karena sifatnya dana titipan, penggunaannya bisa lebih leluasa untuk mendukung program ini,” kata Asep.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemerataan dalam penyaluran program tersebut agar manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat di seluruh desa.

“Pertumbuhan ekonomi harus merata, tidak hanya terpusat di wilayah tertentu,” ujarnya.

Asep juga menilai peluang usaha saat ini semakin terbuka lebar seiring perkembangan teknologi dan sistem pemasaran digital. Dengan modal relatif kecil, masyarakat dinilai sudah dapat memulai usaha yang berpotensi berkembang.

Ia mencontohkan produk makanan yang memiliki kualitas baik, higienis, serta dikemas secara menarik memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar.

“Apalagi didukung layanan distribusi yang semakin mudah, peluangnya semakin terbuka,” katanya.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, pemerintah daerah telah meminta dinas terkait segera menyiapkan langkah teknis.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya Endang Syahrudin menyatakan pihaknya tengah melakukan pendataan serta pembinaan calon penerima manfaat.

Menurut dia, dinas tidak hanya berperan dalam seleksi, tetapi juga memberikan pendampingan hingga pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dari perbankan.

“Kami melakukan pembinaan sekaligus menghubungkan pelaku usaha dengan lembaga keuangan,” ujarnya.

Program pinjaman tanpa bunga ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha baru sekaligus memperkuat struktur ekonomi lokal yang lebih merata dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *