News

Puncak Mudik 18 Maret, 17 Ribu Lebih Penumpang Berangkat dari Daop 2 Bandung

63
×

Puncak Mudik 18 Maret, 17 Ribu Lebih Penumpang Berangkat dari Daop 2 Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu 18 Maret 2026.

Lonjakan penumpang terlihat dari peningkatan jumlah perjalanan dibandingkan hari sebelumnya.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan prediksi tersebut didasarkan pada tren penjualan tiket yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Kami memprediksi hari ini menjadi puncak arus mudik di wilayah Daop 2 Bandung. Seluruh layanan telah kami siapkan secara maksimal untuk melayani pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Berdasarkan data Rabu pagi, sebanyak 17.521 penumpang tercatat berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba mencapai 17.181 orang.

Secara kumulatif, selama 22 hari masa Angkutan Lebaran hingga 18 Maret 2026, penjualan tiket telah mencapai 289.196. Tingginya angka tersebut menunjukkan minat masyarakat yang besar menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik.

Dari total kapasitas 345.840 tempat duduk yang disediakan, tingkat keterisian telah mencapai 83,6 persen. Sejumlah jadwal favorit menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta menjadi yang paling diminati.

Untuk mengantisipasi kepadatan pada puncak arus mudik, KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari penambahan petugas di stasiun hingga pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga dilakukan guna memastikan operasional berjalan lancar serta perjalanan tetap aman dan nyaman bagi penumpang.

KAI mengimbau masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api agar datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan. Penumpang juga diminta mematuhi aturan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta.

KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus menjaga kualitas layanan selama masa Angkutan Lebaran 2026 agar perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *