News

Stasiun Cimahi Terapkan Akses Terpisah KA Lokal dan Jarak Jauh, Penumpang Wajib Lewat Sky Bridge

51
×

Stasiun Cimahi Terapkan Akses Terpisah KA Lokal dan Jarak Jauh, Penumpang Wajib Lewat Sky Bridge

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mulai menerapkan sistem baru di Stasiun Cimahi dengan memisahkan akses penumpang kereta api lokal dan jarak jauh. Kebijakan ini berlaku sejak 16 Maret 2026.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026 sekaligus mengurai kepadatan di area stasiun.

Kini, akses penumpang dibagi menjadi dua bagian. Sisi selatan diperuntukkan bagi pengguna KA Lokal atau Commuter Line, sedangkan sisi utara khusus untuk penumpang KA jarak jauh.

Dengan skema ini, arus penumpang yang sebelumnya bercampur kini menjadi lebih tertata. Penumpang KA lokal yang memiliki frekuensi perjalanan tinggi dapat bergerak lebih cepat tanpa terhambat antrean panjang.

Adapun layanan KA lokal yang dilayani di Stasiun Cimahi meliputi relasi Padalarang, Cicalengka, Cibatu, Garut hingga Purwakarta.

Sementara itu, area utara yang diperuntukkan bagi penumpang KA jarak jauh dibuat lebih kondusif. Penumpang dapat menjalani proses boarding dengan lebih tertib, terutama karena umumnya membawa barang bawaan lebih banyak.

Selain pemisahan akses, seluruh penumpang kini diwajibkan menggunakan sky bridge untuk menuju peron. Kebijakan ini diterapkan guna meningkatkan keselamatan, sehingga tidak ada lagi penyeberangan langsung di jalur rel.

Namun, perubahan tersebut membuat waktu tempuh menuju kereta menjadi lebih panjang. Karena itu, penumpang diimbau datang lebih awal ke stasiun.

Aturan boarding juga diperketat. Penumpang baik KA lokal maupun jarak jauh harus sudah berada di area keberangkatan karena proses boarding ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“Dengan adanya pemisahan akses antara KA Lokal dan KA Jarak Jauh di Stasiun Cimahi, kami berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan tertib,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan lebih awal agar tidak tertinggal kereta akibat perubahan sistem tersebut.

KAI Daop 2 Bandung menilai langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk mengelola lonjakan penumpang saat Lebaran, khususnya di wilayah Bandung Raya yang dikenal padat. Dengan penataan alur yang lebih rapi, diharapkan mobilitas penumpang menjadi lebih lancar dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *