KOTA TASIK (CM) – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) SO Embun, Muda Berdaya Nusantara kembali memberangkatkan puluhan peserta magang ke Jepang. Pelepasan peserta dilakukan melalui upacara yang digelar pada Senin 6 April 2026 di kantor LPK SO Embun yang berlokasi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Barat, Disnaker Kota Tasikmalaya, Himpunan Lembaga Pelatihan Kerja (HILSI), serta sejumlah pejabat dan mitra lembaga pelatihan kerja lainnya.
Momentum pelepasan ini menjadi salah satu bentuk komitmen lembaga pelatihan kerja dalam membuka peluang kerja internasional bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.
Manager LPK SO Embun, Vina Srirahayu, mengatakan bahwa sejak berdiri, lembaga yang dipimpinnya telah berhasil memberangkatkan ratusan peserta magang ke Jepang melalui program pemagangan resmi yang bekerja sama dengan berbagai perusahaan di negara tersebut.
“Sejak berdiri hingga saat ini, LPK SO Embun telah memberangkatkan sebanyak 468 peserta magang ke Jepang. Selain itu, terdapat 91 peserta lainnya yang saat ini masih menunggu proses penerbitan izin tinggal atau residence card di Jepang,” kata Vina saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan.
Ia menjelaskan, para peserta yang diberangkatkan telah melalui berbagai tahapan seleksi dan pelatihan yang cukup ketat. Selain mendapatkan pelatihan keterampilan kerja sesuai bidang yang akan digeluti, peserta juga dibekali kemampuan bahasa Jepang, disiplin kerja, serta pemahaman budaya kerja di negeri Sakura tersebut.
Menurut Vina, program pemagangan ini tidak hanya memberikan kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Melalui program ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja internasional, tetapi juga meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, dan wawasan global yang nantinya dapat bermanfaat ketika mereka kembali ke Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, peserta magang yang diberangkatkan oleh LPK SO Embun bekerja di berbagai sektor yang saat ini banyak membutuhkan tenaga kerja di Jepang. Beberapa di antaranya meliputi sektor perawatan lansia (caregiver), konstruksi, kebersihan gedung (building cleaning), hingga sektor manufaktur.
Untuk periode April hingga Mei 2026, LPK SO Embun kembali memberangkatkan 34 peserta magang yang telah dinyatakan lulus seluruh tahapan pelatihan dan administrasi.
Para peserta tersebut akan ditempatkan di sejumlah perusahaan mitra di Jepang sesuai dengan bidang keterampilan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Deni Diyana, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi LPK SO Embun dalam membantu membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Menurut Deni, keberhasilan lembaga pelatihan kerja dalam memberangkatkan ratusan peserta magang ke Jepang menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pelatihan dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia.
“Kami sangat mengapresiasi upaya LPK SO Embun yang secara konsisten menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing untuk pasar kerja internasional. Ini tentu menjadi contoh positif bagi lembaga pelatihan kerja lainnya,” kata Deni.
Ia menambahkan, program pemagangan ke luar negeri merupakan salah satu peluang strategis dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia sekaligus menekan angka pengangguran, khususnya di daerah.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja agar semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui program seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Kota Tasikmalaya yang memiliki kesempatan bekerja di luar negeri secara legal, aman, dan memiliki kompetensi yang baik,” ujarnya.
Program pemagangan ke Jepang juga dinilai memberikan manfaat ekonomi yang cukup besar bagi para peserta maupun keluarga mereka. Selain memperoleh pengalaman kerja internasional, para peserta juga berpeluang meningkatkan kesejahteraan melalui penghasilan yang diperoleh selama bekerja di Jepang.
Ke depan, LPK SO Embun berharap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan mitra perusahaan di Jepang, dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesempatan mengembangkan karier di tingkat global.
Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja terampil yang memiliki pengalaman internasional, diharapkan hal ini dapat turut berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan ekonomi daerah.







