News

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 di Daop 2 Bandung Tembus 10.234 Penumpang

33
×

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026 di Daop 2 Bandung Tembus 10.234 Penumpang

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – Antusiasme masyarakat menyambut mudik Lebaran 2026 mulai terlihat sejak jauh hari. Hal ini tercermin dari tingginya minat terhadap layanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung.

Sejak dibukanya pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2026, tren penjualan tercatat stabil dan positif.

Hingga Kamis 29 Januari 2026 malam, PT KAI Daop 2 Bandung mencatat 10.234 pelanggan telah membeli tiket KA Jarak Jauh untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung.

Penjualan tersebut mencakup periode perjalanan 11 Maret hingga 15 Maret 2026, yang merupakan bagian dari masa Angkutan Lebaran 2026.

Capaian ini dinilai menjadi sinyal meningkatnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik sejak dini, sekaligus mencerminkan kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama saat Lebaran.

Tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari kebijakan pembelian tiket H-45 sebelum keberangkatan yang diterapkan PT KAI. Kebijakan ini memungkinkan pelanggan memesan tiket hingga 45 hari sebelum jadwal perjalanan, termasuk untuk periode mudik Lebaran.

Dengan sistem pemesanan lebih awal, masyarakat memiliki keleluasaan dalam menentukan tanggal keberangkatan sesuai rencana libur dan kebutuhan keluarga. Di sisi lain, kebijakan ini juga membantu mengurangi kepadatan transaksi yang kerap terjadi menjelang puncak arus mudik.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya penjualan tiket sejak awal menunjukkan perubahan pola masyarakat dalam merencanakan perjalanan.

“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam memanfaatkan kebijakan pembelian tiket H-45. Ini menunjukkan pelanggan kini lebih terencana dalam mengatur perjalanan mudik Lebaran,” ujar Kuswardojo, Jumat 30 Januari 2026.

Selain memberi keleluasaan memilih tanggal keberangkatan, pemesanan lebih awal juga memungkinkan pelanggan memilih kelas layanan yang diinginkan, mulai dari ekonomi, ekonomi premium, hingga eksekutif.

Menurut Kuswardojo, perencanaan perjalanan yang matang sejak dini akan berdampak pada kenyamanan pelanggan selama perjalanan, sekaligus mendukung kelancaran operasional Angkutan Lebaran.

Untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat, KAI Daop 2 Bandung setiap hari menyiapkan 12.992 tempat duduk KA Jarak Jauh reguler selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Kapasitas tersebut disiapkan tidak hanya untuk mengakomodasi arus mudik, tetapi juga arus balik Lebaran. Kesiapan ini turut ditopang oleh kesiapan sarana dan prasarana, termasuk kondisi lokomotif, rangkaian kereta, serta fasilitas pelayanan di stasiun.

“Kami memastikan seluruh aspek operasional, baik sarana, prasarana, maupun petugas di lapangan, siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kuswardojo.

Seiring tingginya minat masyarakat, KAI Daop 2 Bandung mengimbau calon penumpang yang telah merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, yakni aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan PT KAI.

Imbauan tersebut disampaikan untuk menghindari praktik percaloan dan memastikan keamanan transaksi pelanggan.

“Dengan perencanaan yang lebih awal, kami berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman dengan menggunakan kereta api,” pungkas Kuswardojo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *