News

Operasi Ketupat Lodaya Dimulai, Polres Tasikmalaya Siapkan Ratusan Personel

149
×

Operasi Ketupat Lodaya Dimulai, Polres Tasikmalaya Siapkan Ratusan Personel

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Polres Tasikmalaya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Lapangan Hitam Polres Tasikmalaya, Kamis 12 Maret 2026.

Apel tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan Idulfitri yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama mengatakan Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari. Operasi ini difokuskan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran serta berbagai aktivitas masyarakat selama perayaan Idulfitri.

“Ini merupakan tugas bersama, tidak hanya kepolisian tetapi juga melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik,” kata Wahyu.

Menurutnya, selain pengamanan arus lalu lintas, aparat juga akan melakukan pengamanan kegiatan keagamaan seperti pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Tasikmalaya menurunkan sebanyak 650 personel gabungan. Rinciannya terdiri dari 270 anggota kepolisian, 100 personel TNI, 50 personel dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, serta sekitar 230 personel dari berbagai instansi lainnya.

Ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kemungkinan terjadinya bencana di jalur mudik.

Wahyu menjelaskan pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik rawan di jalur mudik yang melintasi wilayah Tasikmalaya, termasuk lokasi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun gangguan lalu lintas.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Tapal Kuda di Kecamatan Salawu yang dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan sekaligus rawan bencana alam. Di lokasi tersebut disiapkan pos pengamanan sekaligus tim tanggap bencana.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan di wilayah selatan Tasikmalaya seperti Cipatujah. Di kawasan tersebut petugas akan disiagakan di Pos Pasanggrahan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan maupun kondisi darurat lainnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Roni Akhmad Sahroni mengatakan pengamanan Lebaran merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.

“Koordinasi terus kami lakukan dengan berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat, terutama para pemudik, dapat berjalan dengan baik,” kata Roni.

Ia menambahkan sejumlah perangkat daerah juga terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di antaranya Dinas Perhubungan, BPBD, serta Satpol PP.

Menurutnya, keterlibatan berbagai instansi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *