News

Libur Panjang Imlek, 43 Ribu Lebih Penumpang Gunakan KA dari Daop 2 Bandung

44
×

Libur Panjang Imlek, 43 Ribu Lebih Penumpang Gunakan KA dari Daop 2 Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) — Masa libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 mendorong peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, selama periode lima hari libur panjang mulai Jumat hingga Selasa, tersedia 67.510 kursi untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari wilayah tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 43.944 tiket telah terjual atau sekitar 65,1 persen dari total kapasitas yang disediakan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket tetap dibuka hingga akhir masa liburan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan pada momen libur panjang telah diprediksi sebelumnya.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api selama libur panjang Imlek 2026. KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan berbagai langkah guna memastikan perjalanan berlangsung aman, lancar, dan nyaman,” ujar Kuswardojo.

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan pemantauan intensif terhadap arus penumpang dan tingkat keterisian kereta. Kesiapan petugas, baik di stasiun maupun di atas rangkaian kereta, menjadi perhatian utama untuk menjaga kualitas pelayanan di tengah lonjakan pelanggan.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api tidak terlepas dari faktor keamanan, kenyamanan, serta kepastian jadwal keberangkatan dan ketepatan waktu. Kereta api dinilai menjadi moda transportasi yang andal, terutama saat periode libur panjang dengan mobilitas tinggi.

Momentum Imlek kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari berwisata bersama keluarga, bersilaturahmi ke kampung halaman, hingga melakukan perjalanan singkat ke sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa.

Selain menyiapkan aspek operasional, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan penumpang untuk lebih waspada terhadap barang bawaan. Pelanggan diimbau tidak membawa barang secara berlebihan dan selalu mengawasi barang berharga, baik di area stasiun maupun selama perjalanan.

Apabila menemukan barang tertinggal atau mencurigakan, penumpang diminta segera melaporkannya kepada petugas. KAI juga mengajak pelanggan untuk mematuhi aturan yang berlaku, menjaga kebersihan, serta menghormati sesama penumpang demi menciptakan suasana perjalanan yang tertib dan nyaman.

Melalui momentum libur panjang ini, KAI berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan jarak jauh, dengan dukungan pelayanan yang konsisten dan kesiapan petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *