News

Libur Lebaran Tak Ganggu Layanan, RSUD KHZ Musthafa Buka Poli Khusus untuk Pasien Kontrol

36
×

Libur Lebaran Tak Ganggu Layanan, RSUD KHZ Musthafa Buka Poli Khusus untuk Pasien Kontrol

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama masa libur panjang dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Selain tetap mengoperasikan Instalasi Gawat Darurat (IGD), rumah sakit juga menyiapkan layanan khusus bagi pasien rawat jalan yang membutuhkan kontrol rutin.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD KHZ Musthafa, dr Leni Mulyani, mengatakan pihaknya tidak menutup total layanan rawat jalan selama periode libur Lebaran. Rumah sakit akan membuka satu poli khusus untuk melayani pasien dengan berbagai kebutuhan medis.

“Pada masa libur Lebaran kami rencanakan membuka satu poli khusus, baik sebelum maupun sesudah Lebaran. Ini untuk pasien yang harus tetap kontrol, seperti ganti perban pascaoperasi atau pasien yang tidak boleh putus obat, misalnya pasien dengan terapi obat kejang,” kata dr Leni, Rabu (11/3/2026).

Selain layanan rawat jalan, RSUD KHZ Musthafa juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan pasien di IGD selama musim mudik. Salah satunya dengan menyiapkan tim cadangan yang siap dipanggil sewaktu-waktu.

Menurut dr Leni, pelayanan IGD akan tetap dijalankan oleh tiga tim utama yang bekerja dalam tiga shift. Di luar itu, pihak rumah sakit menyiapkan satu tim tambahan yang bersifat siaga.

“Kami menyiapkan satu tim bayangan yang standby di rumah masing-masing. Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan pasien secara insidentil, mereka siap dipanggil untuk membantu pelayanan,” jelasnya.

Di sisi lain, manajemen RSUD KHZ Musthafa juga tengah melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas layanan. Salah satunya dengan menambah jumlah tempat tidur pasien secara bertahap.

Pada tahap pertama yang ditargetkan terealisasi pada 2026, jumlah tempat tidur yang saat ini sebanyak 248 unit akan ditingkatkan menjadi 270 unit. Selanjutnya pada tahap kedua di tahun 2027, kapasitas tersebut ditargetkan kembali bertambah hingga mencapai 300 tempat tidur.

Penguatan layanan juga dilakukan melalui optimalisasi penggunaan peralatan medis berteknologi tinggi yang dimiliki rumah sakit, seperti CT Scan, Mamografi, dan alat Panoramik.

“Kami ingin memastikan seluruh peralatan medis yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr Leni.

Sementara itu, kondisi keuangan rumah sakit juga mulai membaik setelah adanya pembayaran piutang dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Kabag Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, mengatakan Pemkab telah menyalurkan dana untuk pelunasan sebagian utang program Jamkesda.

Pembayaran tersebut dilakukan pada 26 Februari lalu dengan nilai mencapai Rp23,4 miliar. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memperbaiki arus kas rumah sakit.

Sebanyak Rp20 miliar digunakan untuk melunasi kewajiban kepada Bank BJB. Sementara Rp3,4 miliar lainnya dialokasikan untuk membayar kebutuhan perbekalan kesehatan seperti obat-obatan, oksigen, serta biaya praktik layanan medis.

“Alhamdulillah setelah pembayaran ini, sisa utang Jamkesda tinggal sekitar Rp8 miliar. Ini tentu sangat membantu operasional rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wiwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *