News

Jaga Stabilitas Harga, Polres Tasikmalaya Buka Pasar Murah di Halaman Masjid Agung Baiturrahman

62
×

Jaga Stabilitas Harga, Polres Tasikmalaya Buka Pasar Murah di Halaman Masjid Agung Baiturrahman

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Ratusan warga memadati halaman parkir Masjid Agung Baiturrahman Gebu, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 3 Maret 2026 sore.

Mereka datang untuk membeli kebutuhan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Tasikmalaya di pertengahan Ramadhan.

Sejak pukul 15.00 WIB, stan-stan penjualan bahan pangan mulai diserbu masyarakat. Program tersebut digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama saat daya beli cenderung tertekan pada bulan Ramadhan.

Menurut Wahyu, kepolisian ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga.

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau. Ini bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan membantu warga,” kata Wahyu di lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya sembilan komoditas utama disediakan dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP dijual Rp 11.500 per kilogram, minyak goreng Rp 15.000 per liter, daging sapi Rp 140.000 per kilogram, serta daging ayam Rp 54.000 untuk dua kilogram.

Selain itu, telur ayam dijual Rp 28.000 per kilogram, cabai Rp 50.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih berkisar Rp 36.000 hingga Rp 40.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, serta tepung terigu Rp 10.000 per kilogram.

Program ini juga merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, agar jajaran kepolisian aktif memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan inflasi daerah.

Salah seorang warga, Wiwin (30), mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia membeli beras, telur, dan minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangganya.

“Alhamdulillah sangat membantu. Harganya lebih murah dari pasar, jadi bisa menghemat pengeluaran,” ujarnya.

Warga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, sehingga masyarakat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *