News

IPNU Kota Tasik Raih Penghargaan Kaderisasi Terbaik se Jabar

290
×

IPNU Kota Tasik Raih Penghargaan Kaderisasi Terbaik se Jabar

Sebarkan artikel ini
IPNU Kota Tasik Raih Penghargaan Kaderisasi Terbaik se Jabar
Ketua IPNU Kota Tasikmalaya, Saat Menerima Penghargaan Sebagai IPNU Terbaik Se Jabar/Rifqi

BANDUNG (CM) – Guna menambah erat tali silaturahmi antar kader IPNU juga dalam rangka membahas isu-isu strategis keorganisasian, baik internal maupun eksternal, Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) di kantor PW NU Bandung Jawa Barat, Sabtu dan Minggu, (10-11/02/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Cabang (PC) IPNU Se-Jawa Barat, Rakorwil PW IPNU selalu digelar setiap tahunnya.

Ketua PW IPNU Jabar, Zyad Ahmad, mengatakan dalam rokorwil tersebut akan merumuskan rencana aksi IPNU Wilayah Jabar dalam satu periode. Ia juga menekankan persoalan kaderisasi.

“Mengingat eksisnya sebuah organisasi karena selalu ada kader-kader baru yang meneruskan kader pendahulunya. Terlebih dari PC IPNU Kota Tasikmalaya, mendapatkan penghargaan sebagai PC IPNU paling baik secara administrasi dan kaderisasi se-Jawa Barat. Tentunya ini menjadi sebuah prestasi yang luar  biasa untuk PC IPNU mengingat sangat banyak sekali PC IPNU di wilayah Jabar ini,” ungkapnya.

Sementara, ketua PC IPNU Kota Tasikmalaya, Sidiq Amin, mengatakan, penghargaan sebagai PC IPNU terbaik se-Jabar sangat berarti bagi PC IPNU Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua kader. Terima kasih kepada seluruh rekan IPNU di Kota Tasikmalaya, mulai dari tingkatan PK, PR, PAC dan PC IPNU Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Tercatat, PC IPNU Kota Tasikmalaya, sudah melakukan pengkaderan awal selama 6 bulan terakhir, sebanyak 7 kali Makesta (Masa Kesetiaan Anggota), 1 kali Lakmud (Latihan Kaderisasi Muda), dan 1 kali Diklat CBP (Corp Brigade Pembangunan).

“Dalam rangka menebar nilai-nilai Islam. Yakni, Islam Aswaja kepada pahlawan dan santri se-kota Tasikmalaya, kader yang ada di Kota Tasikmalaya tercatat sudah ada 2000 orang, dari semua tingkatan,” pungkasnya. (Rifqi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *