News

Imigrasi Tasikmalaya Rayakan HUT ke-76 secara Sederhana, Raih WBK Jadi Kado Istimewa

48
×

Imigrasi Tasikmalaya Rayakan HUT ke-76 secara Sederhana, Raih WBK Jadi Kado Istimewa

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memperingati Hari Lahir ke-76 Imigrasi yang diikuti seluruh kantor imigrasi di Indonesia. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tasikmalaya, Senin 26 Januari 2026.

Peringatan HUT Imigrasi ke-76 di Tasikmalaya dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah. Hadir Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra yang mewakili Wali Kota Tasikmalaya, Wakil Ketua DPRD Heri Ahmadi, Kepala Lapas Surya Dharma, serta perwakilan TNI dan Polri. Acara digelar secara daring terhubung dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta secara luring di Kantor Imigrasi Tasikmalaya.

Kegiatan luring dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tasikmalaya, Indra Bangsawan. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Wakil Wali Kota Tasikmalaya sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antarlembaga.

Indra Bangsawan mengatakan peringatan HUT ke-76 Imigrasi dilaksanakan secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Ulang tahun Imigrasi ke-76 kami laksanakan secara sederhana, karena kami menghargai dan prihatin atas musibah bencana alam yang terjadi di berbagai daerah, seperti di Sumatra, Aceh, Bandung Barat, termasuk kecelakaan pesawat ATR,” ujar Indra.

Pada momentum HUT tersebut, Indra juga menyampaikan capaian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tasikmalaya yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB pada 2025. Menurutnya, capaian itu menjadi kado istimewa bagi jajaran imigrasi.

“Predikat WBK ini merupakan komitmen kami kepada masyarakat bahwa pelayanan dilakukan secara jujur dan tidak dimanipulasi. Masyarakat telah merasakan pelayanan yang adil, baik secara langsung maupun melalui layanan digital seperti M-Paspor dan aplikasi penegakan hukum,” katanya.

Selain itu, Indra menyebut realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan paspor pada 2025 telah melampaui target. Pada 2026, pihaknya menargetkan peningkatan PNBP seiring penguatan kualitas layanan.

“Target kami tahun ini bukan hanya peningkatan PNBP, tetapi juga memperkuat pelayanan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Kami berencana membuka Unit Kantor Keimigrasian, baik di Banjar maupun Pangandaran, agar pelayanan lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Indra.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap berdirinya Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. Kehadiran kantor tersebut dinilai akan memperluas jangkauan layanan keimigrasian di wilayah Priangan Timur.

“Dengan adanya Kantor Imigrasi Garut, kini Priangan Timur memiliki dua kantor pelayanan imigrasi. Ini tentu mempermudah dan mempercepat layanan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra mengapresiasi peringatan HUT ke-76 Imigrasi serta capaian predikat WBK yang diraih Kantor Imigrasi Tasikmalaya.

“Saya mengapresiasi usia ke-76 Imigrasi dan capaian WBK yang diraih Imigrasi Tasikmalaya. Ini capaian luar biasa dan bisa menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah maupun instansi lainnya,” ujar Dicky.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan layanan keimigrasian, termasuk pendirian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut dan rencana penguatan layanan ke depan.

“Capaian ini menunjukkan kerja keras, disiplin, dan kejujuran. Saya berharap pelayanan Imigrasi Tasikmalaya terus meningkat dan mendukung program pemerintah pusat,” kata Dicky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *