News

Harga Sembako Tinggi, Polres Tasikmalaya Gelar Gerakan Pangan Murah

131
×

Harga Sembako Tinggi, Polres Tasikmalaya Gelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini

KAB. TASIK (CM) – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, kekhawatiran warga Kabupaten Tasikmalaya terhadap kenaikan harga bahan pokok mulai mereda. Polres Tasikmalaya menggelar program Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Agung Baiturrohman Singaparna, Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan itu merupakan kolaborasi Polres Tasikmalaya dengan Perum Bulog, Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, serta Dinas Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya. Tujuannya menahan laju kenaikan harga pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.

Sejak pagi, warga berdatangan memenuhi area pasar murah. Selisih harga yang cukup jauh dibandingkan pasar tradisional menjadi daya tarik utama.

Kepala **Polres Tasikmalaya, Wahyu Pristha Utama, mengatakan program Gerakan Pangan Murah ini sengaja digelar untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.

“Daging sapi di pasar sekitar Rp180 ribu per kilogram. Di sini kami jual Rp140 ribu. Beras yang di pasar Rp14 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram, bersama Bulog kami jual Rp11.500,” kata Wahyu di lokasi kegiatan.

Sedikitnya tujuh komoditas utama disediakan dalam program tersebut, antara lain beras, gula, tepung terigu, telur, daging sapi, daging ayam, serta sayuran segar seperti pakcoy.

Beras SPHP dijual Rp57.500 per lima kilogram. Minyak goreng Rp30 ribu untuk dua liter. Telur ayam Rp28 ribu per kilogram. Daging ayam Rp28 ribu per kilogram. Tepung terigu Rp9 ribu per kilogram dan gula pasir Rp17 ribu per kilogram.

Menurut Wahyu, kegiatan ini bukan sekadar transaksi jual beli. Ia menyebut program tersebut sebagai upaya memberi rasa aman bagi masyarakat di tengah kekhawatiran kenaikan harga pangan menjelang Lebaran.

“Harapannya tidak ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat saat Idulfitri nanti,” ujarnya.

Meski demikian, harga sejumlah komoditas di pasar masih relatif tinggi. Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perdagangan Dinas KUKM Perindag Kabupaten Tasikmalaya, Salsah, mengatakan pasokan pangan sejauh ini masih aman.

“Secara umum stok stabil dan mencukupi. Tapi beberapa komoditas seperti ayam masih sekitar Rp40 ribu per kilogram dan beras Rp15 ribu. Cabai rawit merah juga naik karena faktor musim,” kata Salsah.

Melalui program ini, pemerintah daerah bersama kepolisian berharap bisa melakukan intervensi pasar agar kenaikan harga tidak melonjak menjelang Lebaran.

Manfaatnya dirasakan langsung warga. Nina, 48 tahun, warga Singaparna, mengaku sengaja datang untuk membeli kebutuhan dapur menjelang hari raya.

“Harganya jauh lebih murah dari pasar. Saya beli beras, minyak, telur, dan terigu untuk stok Lebaran,” katanya sambil tersenyum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *