KAB.TASIK (CM) – Pimpinan Daerah Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) III pada Minggu 11 Januari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Seni dan Budaya Bumi Ageung, Kecamatan Pagerageung, Tasikmalaya, sebagai forum evaluasi sekaligus penajaman arah gerak organisasi memasuki tahun ketiga kepengurusan.
Muskerda kali ini mengangkat tema “Elegansi Gerakan Dakwah Pemuda Persis sebagai Poros Trendsetter Peradaban Dunia”. Tema tersebut mencerminkan tekad organisasi untuk memperkuat peran dakwah kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan.
Sejumlah unsur pimpinan hadir dalam forum tersebut, di antaranya Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat, serta ratusan delegasi dari Pimpinan Cabang Pemuda Persis se-Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga: BERBALAZ Persis Kota Tasikmalaya Adakan Program Amaliah Ramadan Penuh Keberkahan
Ketua Pelaksana Muskerda III yang juga Sekretaris Jenderal PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya, Teuku Galih Permata Pratama, menyampaikan bahwa Muskerda menjadi bagian penting dari upaya membangun kesinambungan gerakan dakwah pemuda.
“Tahun ketiga kepengurusan diarahkan pada penguatan konsep Innovative Sustainability yang berpijak pada visi Idealis Terpimpin,” ucapnya.
Ia menjelaskan, organisasi berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program-program inovatif yang tetap berjalan dalam koridor aturan dan nilai organisasi.
“Transformasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Pemuda Persis sebagai gerakan kader yang relevan dengan tantangan masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya, Andri Nurkamal, menilai perjalanan organisasi sejauh ini telah melahirkan banyak kader yang berkiprah sebagai pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Capaian tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk mendorong Pemuda Persis tampil sebagai rujukan gerakan kepemudaan dan peradaban,” terangnya.
Ia menambahkan, peran kader Pemuda Persis di berbagai sektor politik dan dakwah menunjukkan bahwa gagasan menjadikan organisasi sebagai trendsetter peradaban bukanlah sekadar slogan, melainkan target yang realistis untuk diwujudkan.
Dalam Muskerda III tersebut, ditetapkan pula sejumlah agenda strategis tahun 2026. Salah satu program utama yang disepakati adalah penyelenggaraan Jambore Daerah Barisan Muda Persis Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini direncanakan melibatkan seluruh elemen otonom, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pemuda dan pemudi Persis di seluruh wilayah kabupaten.
Selain merumuskan program kerja, Muskerda III juga menjadi momentum peluncuran buku berjudul “Sustainable Development: Sebuah Tinjauan atas Konsep Pembangunan Berkelanjutan Konvensional”. Buku tersebut merupakan kontribusi intelektual Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya dalam merespons wacana pembangunan global dari perspektif kritis dan solutif.
Melalui Muskerda III, Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya menegaskan posisinya sebagai organisasi kader yang terus mendorong penguatan literasi, pemikiran, dan aksi nyata, guna berkontribusi bagi pembangunan umat dan bangsa.







