News

Angkutan Lebaran 2026, Mobilitas Penumpang di Daop 2 Bandung Tembus 870 Ribu Orang

99
×

Angkutan Lebaran 2026, Mobilitas Penumpang di Daop 2 Bandung Tembus 870 Ribu Orang

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Selama masa operasional yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, ratusan ribu penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah tersebut.

Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, jumlah penumpang yang berangkat dari berbagai stasiun mencapai 441.610 orang, sementara penumpang yang datang tercatat sebanyak 430.569 orang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya angka mobilitas ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat, terutama saat periode mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api. Tingginya volume penumpang ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya masyarakat,” kata Kuswardojo.

Dalam catatan KAI, Stasiun Bandung menjadi titik dengan aktivitas penumpang paling tinggi selama masa Angkutan Lebaran. Untuk keberangkatan, stasiun tersebut melayani 122.972 pelanggan, sedangkan untuk kedatangan mencapai 122.350 pelanggan.

Selain Stasiun Bandung, sejumlah stasiun lain juga mencatat angka pelayanan penumpang yang cukup tinggi. Untuk keberangkatan, Stasiun Kiaracondong melayani 89.946 pelanggan, diikuti Stasiun Tasikmalaya sebanyak 36.476 pelanggan, kemudian Stasiun Cianjur dengan 32.519 pelanggan.

Selanjutnya, Stasiun Cipatat tercatat melayani 25.417 penumpang, Stasiun Banjar sebanyak 20.680 penumpang, dan Stasiun Purwakarta dengan 20.090 penumpang.

Sementara untuk pelayanan kedatangan, setelah Stasiun Bandung, jumlah penumpang terbesar tercatat di Stasiun Kiaracondong dengan 75.037 pelanggan, disusul Stasiun Tasikmalaya sebanyak 38.367 pelanggan dan Stasiun Cianjur dengan 34.326 pelanggan.

Kemudian Stasiun Cipatat melayani 26.358 penumpang datang, Stasiun Banjar sebanyak 23.388 penumpang, serta Stasiun Purwakarta dengan 18.999 penumpang.

Kuswardojo menjelaskan, selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna memastikan operasional berjalan lancar. Upaya tersebut di antaranya dengan menambah petugas pelayanan, mengoptimalkan sarana dan prasarana, serta meningkatkan pengawasan di area stasiun maupun jalur rel.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai instansi terkait juga terus dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik dan arus balik.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan tetap nyaman dan aman,” ujarnya.

Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan kualitas layanan pada periode angkutan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *