Manasuka

BNI Pertahankan Peringkat ESG Global dan Bukukan Pertumbuhan Kredit Hijau

45
×

BNI Pertahankan Peringkat ESG Global dan Bukukan Pertumbuhan Kredit Hijau

Sebarkan artikel ini
BNI Pertahankan Peringkat ESG Global dan Bukukan Pertumbuhan Kredit Hijau

JAKARTA (CM) — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan rapor positif pada berbagai aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Berdasarkan laporan kinerja terbaru, perseroan mempertahankan peringkat internasional sekaligus memperluas cakupan pembiayaan hijau dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan target emisi nol bersih (net zero emission).

Dalam penilaian global, BNI mempertahankan peringkat MSCI ESG Rating pada level A, serta membukukan perbaikan skor pada indeks Sustainalytics. Posisi ini menempatkan perseroan dalam jajaran pemimpin pasar kategori perbankan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus merefleksikan tingkat kepercayaan investor terhadap transparansi tata kelola perusahaan.

Pada aspek operasional, BNI menerapkan kebijakan efisiensi energi di berbagai lini kerja perusahaan. Perseroan mencatatkan penghematan energi total sebesar 559.194 Giga Joule (GJ) sepanjang periode tahun 2025. Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca ini didorong oleh penerapan standar bangunan hijau (green building) di sejumlah kantor utama serta digitalisasi proses bisnis secara masif yang menekan konsumsi kertas dan energi fisik.

Sejalan dengan program efisiensi tersebut, BNI juga memperluas cakupan pembiayaan hijau (green portfolio). Hingga akhir tahun lalu, alokasi kredit untuk sektor energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam hayati, dan transportasi ramah lingkungan mencatatkan tren kenaikan. Langkah pembiayaan ini diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi nasional serta memberikan stimulus bagi pelaku usaha untuk bertransformasi menuju model bisnis yang ramah lingkungan.

Di sisi lain, kontribusi finansial BNI terhadap ekonomi nasional tercatat tetap stabil melalui nilai ekonomi yang didistribusikan kepada pemangku kepentingan, termasuk raihan dividen yang terjaga di tengah tantangan ekonomi global. Kinerja ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ESG berjalan selaras dengan upaya menjaga ketahanan finansial dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ekosistem keberlanjutan serta inovasi produk digital, BNI memproyeksikan penguatan peran sebagai salah satu motor penggerak terciptanya ekosistem ekonomi rendah karbon di Indonesia pada masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *