News

UNIK Cipasung Gelar Workshop Jurnalistik, Hadirkan Praktisi Transmedia

52
×

UNIK Cipasung Gelar Workshop Jurnalistik, Hadirkan Praktisi Transmedia

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung menggelar workshop jurnalistik intensif pada Selasa 12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang media dan penulisan berita.

Workshop yang berlangsung di Aula Rektorat lantai 2 UNIK Cipasung itu menghadirkan praktisi media nasional guna memberikan gambaran langsung mengenai dunia jurnalistik dan industri media saat ini.

Ketua Prodi KPI UNIK Cipasung, Dr. Istianah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk mendukung capaian pembelajaran lulusan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga mengetahui praktik kerja jurnalistik di lapangan.

Menurutnya, mahasiswa sebelumnya telah mendapatkan materi dasar dari dosen selama perkuliahan. Namun melalui workshop ini, pihak kampus ingin mempertemukan mahasiswa dengan praktisi media agar memperoleh pengalaman dan perspektif yang lebih luas.

“Poin pentingnya adalah bagaimana perpaduan teori dan pengalaman lapangan ini menjadi pengetahuan yang mampu memperkuat skill mahasiswa,” ujar Dr. Istianah.

Sebagai narasumber utama, Deden Rahadian yang merupakan jurnalis senior dari Transmedia (CNN, detik.com, Trans TV, dan Trans7) membagikan berbagai pengalaman mengenai dunia kerja jurnalistik yang tidak selalu didapatkan di bangku kuliah.

Dalam pemaparannya, Deden menekankan pentingnya mencetak generasi jurnalis yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, mahasiswa membutuhkan gambaran nyata mengenai tantangan profesi jurnalistik sebelum benar-benar terjun ke industri media.

“Untuk menciptakan jurnalis yang andal, tidak cukup hanya mengandalkan materi perkuliahan. Mahasiswa butuh gambaran faktual tentang bagaimana profesi ini bekerja di lapangan,” ungkap Deden.

Ia juga mengaku sengaja berbagi pengalaman suka maupun duka selama menjadi jurnalis agar mahasiswa memiliki kesiapan mental dan pemahaman yang lebih jelas tentang profesi tersebut.

Kegiatan yang dipandu moderator Nida Ankhofiyaa, M.Sos itu mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang mahasiswa, Dede Resti, mengaku workshop tersebut memberikan wawasan baru dan menambah ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik.

“Alhamdulillah seru sekali, menambah wawasan dan ilmunya sangat bermanfaat buat pembelajaran di prodi yang saya tempuh. Jujur, setelah ini saya malah jadi makin penasaran untuk mendalami jurnalistik lebih jauh,” katanya.

Melalui workshop tersebut, pihak kampus berharap dapat melahirkan calon komunikator muda yang mampu berkarya secara profesional, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *