News

Libur Lebaran Berujung Duka, PNS Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi Tasikmalaya

69
×

Libur Lebaran Berujung Duka, PNS Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Peristiwa tragis terjadi di Pantai Padabumi Pamoyanan, Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat saat masa libur Idulfitri 1447 H. Seorang pria tewas tenggelam setelah berusaha menyelamatkan seorang anak yang terseret ombak.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Iyep Yudiana (47), seorang pegawai negeri sipil asal Bogor.

Kapolsek Cikalong AKP Maman membenarkan peristiwa kecelakaan laut tersebut.

“Benar terjadi kecelakaan laut, satu pengunjung tewas tenggelam. Sempat dibawa ke layanan medis namun nyawanya tidak tertolong,” kata AKP Maman kepada detikJabar, Selasa (24/3/2026).

Peristiwa itu terjadi saat seorang anak bernama Panji Raspati (7), pelajar asal Cianjur, terseret arus saat berenang di pantai.

Menurut Maman, korban Iyep berusaha menolong Panji yang terbawa ombak. Tim SAR dan Pokdarwis Pantai Padabumi kemudian melakukan upaya penyelamatan terhadap keduanya.

“Tim SAR Pokdarwis Pantai Padabumi segera melakukan evakuasi dan pertolongan pertama. Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia, sementara anak yang diselamatkan berhasil lolos dari maut dan dilarikan ke RS KHZ Musthafa Singaparna,” ujar Maman.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat Panji berenang bersama dua anak lainnya di Pantai Padabumi bersama keluarganya. Kakaknya sempat memperingatkan agar Panji tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai.

Namun, Panji mengabaikan peringatan tersebut karena mengira air masih dangkal. Ia kemudian berenang hingga sekitar 10 meter dari bibir pantai sebelum akhirnya terseret ombak dan berteriak meminta tolong.

“Korban yang selamat ini berenang sama dua anak lainnya. Kakaknya sempat mengingatkan agar tidak terlalu ke tengah, namun dia mengatakan airnya dangkal dan tidak menghiraukan teguran tersebut,” kata Maman.

Peristiwa tersebut kemudian diketahui oleh Iyep Yudiana dan ayah Panji, Bambang Purnama. Iyep langsung berlari ke laut untuk menolong korban.

Tim SAR yang berada di lokasi kemudian melakukan penyelamatan. Pada jarak sekitar 20 meter dari pantai, petugas menjangkau kedua korban.

“Saat dijangkau tim SAR, Iyep masih terlihat bergerak dan memegang Panji. Namun karena hanya membawa satu buah ban, yang pertama dievakuasi ke pantai adalah Panji,” ujar Maman.

Petugas kemudian kembali ke laut menggunakan tali tambang untuk mengevakuasi Iyep. Setelah berhasil dibawa ke pinggir pantai, kedua korban sempat diberikan pertolongan pertama berupa napas buatan dan CPR.

Panji berhasil diselamatkan, sementara Iyep Yudiana dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berwisata di pantai, terutama dengan mematuhi rambu peringatan dan arahan petugas di lokasi wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *