News

Mengaku Intel Mabes Polri, Seorang Pria di Pangandaran Ditangkap Polisi

338
×

Mengaku Intel Mabes Polri, Seorang Pria di Pangandaran Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN (CM) – Seorang pria berinisial NL (23) warga Dusun Cibiru Rt 02/02 Desa Cimindi Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Parigi. Rabu (09/05/2018). NL diamankan polisi karena mengaku sebagai angota Intel Mabes Polri saat dirinya berkunjung ke SMA Negri 1 Parigi.

Kapolsek Parigi AKP Iwan Sukarelawan mengaku pihaknya mendapatkan laporan dari sekolah bahwa ada dua orang tamu yang mengaku sebagai Intel Mabes Polri dan Paspampres,” Setelah menerima laporan tersebut saya langsung perintahkan Kanit Intel segara mengecek ke SMAN 1 Parigi,” ujarnya kepada cakrawalamedia saat ditemui diruang kerjanya. Rabu (09/05/2018).

“Saat anggota kami tiba di sekolah kedua pelaku langsung melarikan diri, Namun beruntung satu orang berhasil kita amankan sedangkan satu pelaku lainnya berinisial PD warga Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang berhasil meloloskan diri,” tambahnya.

Iwan menerangkan, kedua pelaku NL dan PD mendatangi sekolah mengaku sebagai anggota Intel dan Paspampres dengan tujuan akan menangkap seorang pelajar yang di anggap telah menghin Presiden Jokowi saat berkunjung ke Pangandaran beberapa waktu lalu, “Berdasarkan informasi yang kami dapat mereka akan menangkap seorang pelajar dengan tudingan menghina Presiden, Namun yang membuat curiga pihak sekolah sempat menanyakan identitas kedua pelaku. Bukannnya menunjukan identitas tetapi kedua pelaku malah menggebrak meja guru,”papar Iwan.

“Pelaku berinisial NL sudah kita amankan sedangkan rekannya PD masih dalam pengejaran kami. kedua pelaku merupakan warga Pangandaran dan berstatus Mahasiswa di salah satu Universitas di Tegal,” ungkapnya.

Iwan menegaskan kedua pelaku bisa dikenakan pasal 378,” Kasus ini masih kita dalami apa motif sebenarnya. Terlebih mereka mengaku Intel Mabes Polri dan Paspampres,” tandasnya. (Andriansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *