PANGANDARAN (CAMEON) -Sebuah mortir aktif yang merupakan peninggalan Belanda pada saat perang Dunia II ditemukan oleh seorang petani di Pangandaran. Tepatnya, di Dusun Cijoho Rt 02/04 Blok Babakan Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Rabu (06/12/2017) sekitar pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mortir aktip berjenis MO 81 berukuran 35 centimeter dengan diameter 15 centimeter tersebut pertama kali ditemukan oleh saudara Ralsan (50) pada saat sedang membersihkan kebun dibelakang rumahnya, tiba-tiba melihat benda yang mencurigakan dan setelah diyakinkan ternyata benda tersebut merupakan sebuah Mortir aktif namun dengan kondisi sudah berkarat.

” Setelah tahu itu mortir, sayapun langsung melaporkan penemuan mortir tersebut ke perangkat Desa dan Babinsa Parakanmanggu,” ujar Ralsan kepada awak media.Rabu (06/12/2017).

Ralsan menambahkan, setelah beberapa jam melapor datanglah pihak Babinsa bersama dengan pihak Kepolisian dari Polsek Parigi medatangi lokasi untuk mengamankan Mortir tersebut,” Mortir tersebut langsung diamankan oleh Babinsa ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Parakanmanggu, Sertu Suyatno mengatakan yang pertama kali menemukan Mortir aktip ini adalah warga setempat disaat membersihka kebun di belakang rumahnya,” Setelah menerima laporan dari perangkat desa, Saya bersama pihak kepolisian langsung mengecek kelokasi penemuan mortir yang diperkirakan peninggalan jaman belanda dan kemudian mortir tersebut sementara diamankan dari pemukiman warga,”paparnya.

” Sembari menunggu tim Harpal Tasikmalaya dari Denpal A 03-12-04 datang kelokasi penemuan mortir. Sementara waktu kami dari Koramil 1321 Parigi mengevakuasi Mortir tersebut yang PARIGI/ TIM HAR nantinya akan diteliti dan dibawa ke gudang pusat di Bandung,”tutup Suyatno.

Hingga berita ini ditayangkan, penemuan Mortir aktip jenis MO 81 itu sempat menjadi tontonan warga setempat yang penasaran ingin melihatnya. (Andriansyah)

 

Print Friendly, PDF & Email